Pages

Jumat, Februari 18, 2011

PERTAMAX (bagian 1)


Tidak terasa 1 tahun telah terlewati sejak saya diberi gelar sarjana. Banyak hal yang telah dilalui, banyak pembelajaran yang membuat wawasan ini bertambahkan bahkan banyak fakta demi fakta yang semakin kasat mata.
Sejak dinobatkannya saya menjadi “si pencari kerja”, hampir 5 bulan lamanya saya berusaha mencari penghasilan untuk memenuhi permintaan-permintaan dasar akan seorang manusia hingga akhirnya saya memberanikan diri untuk masuk kedalam system yang selama ini sebenarnya saya sendiri menentangnya. Ya, benar. Saya sangat menentang adanya system outsourching dalam dunia kerja ini. Bagaimana nasib para buruh yang selalu dipertanyakan akibat dari outsourching ini.
Hingga akhirnya saya sendiri merasakan bagaimana sesungguhnya system ini.
Akibat dari kebutuhan dasar yang harus dipenuhi, masuk kedalam sistem yang tidak diinginkan dan pada akhirnya….. argh……………….sudahlah……
Bekerja pada lingkungan swasta memang mengharuskan kita untuk terus tetap produktif dan proaktif. Pekerjaan saya ini sebenarnya merupakan pekerjaan yang kurang sesuai dengan keinginan dan skill yang saya miliki. Tetapi, saya yakin sebagai langkah awal atau sebagai batu loncatan, pekerjaan yang saat ini saya lakoni akan membuahkan hasil.
Mampu bekerja dengan target dan dibawah tekanan begitulah kalimat iklan yang sering saya baca pada media massa dan pada akhirnya hal itu memang benar adanya.
Sejak 3 bulan pertama saya memang sudah tidak mencapai titik aman pertama tetapi masih dipertahankan tanpa kontrak yang jelas. Huh……………. Apa sebenarnya yang terjadi? Saya meyakini bahwa rejeki dari Allah swt itu tidak terbatas pada satu apapun itu. Tidak sekalipun oleh seorang yang memiliki kekuasaan.
Hal ini pun terbukti dengan achieve target pada bulan keempat dan alhamdulillah….saya sangat senang sekali dan tidak lupa bagi saya untuk membersihkan rejeki yang saya terima itu.
Buat koordinator saya, terima kasih banyak telah memberikan support motivasi dan bantuannya dalam selling skill.

0 komentar: